Analisis Keuntungan Komoditi Padi Sawah Di Kelurahan Petirodongi Kecamatan Pamona Utara

Marten Pangli

Sari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keuntungan usahatani padi sawah di Kecamatan Pamona Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara langsung dan pengisian kuesioner serta mengakses situs resmi dari instansi terkait. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa dapat dilihat bahwa nilai NPV = Rp. 410.955 > 0, hal ini berarti bahwa usahatani padi sawah layak untuk dijalankan. Nilai BCR = 1,01 > dari 1 maka dapat dinyatakan bahwa usahatani padi sawah berdasarkan perhitungan nilai BCR layak untuk dijalankan. Nilai IRR = 52,722 > tingkat bunga berlaku (18%), dengan demikian dapat dinyatakan bahwa usahatani padi sawah layak untuk dijalankan. Nilai PBP 2 tahun 22 hari adalah waktu yang dibutuhkan untuk pengembalian investasi pada usaha tani padi sawah sebesar    Rp. 24.419.940. Break Even Point selama 2 tahun 11 bulan 17 hari dapat diartikan sebagai waktu yang dibutuhkan usahatani padi sawah untuk mencapai jumlah pendapatan sama dengan jumlah biaya. Titik BEP dicapai pada angka  Rp. 25.829.188.

Kata Kunci

Keuntungan, Padi Sawah

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Badan Pusat Statistik Kabupaten Poso, 2011. Poso Dalam Angka, BPS Kabupaten Poso, Poso.

Beattie, B.R. and Taylor, R. 1994. Ekonomi Produksi. UGM Press,. Yogyakarta.

Bishop, C.E. dan W.O. Toussaint. 1979. Pengantar Analisis Ekonomi Pertanian. Jakarta: Mutiara.

Hartono. 2003. Teori Ekonomi Mikro : Suatu Analisis Produksi Terapan. Lembaga Penerbit FE-UI, Jakarta.

Hermanto, F. 1993. Ilmu Usaha Tani. PT. Penebar Swadaya. Jakarta

Ibrahim, H.M.Y. 2003. Studi Kelayakan Bisnis. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.

Marzuki. 2002. Metodelogi Riset. Yogyakarta: Aditya Medika.

Mosher A.T, 1991. Menggerakkan Dan Membangun Pertanian. Jakarta: Yasaguna.

Mosher, A.T. 1989. Menggerakan dan Membangun Pertanian. CV. Yasa Guna, Jakarta.

Mubyarto. 1994, Pengantar Ekonomi Pertanian, Pustaka LP3ES, Jakarta.

Nopirin, 1994, Ekonomi Internasional, Yogyakarta : BPFE.

Purnomo, S. 2006, Teori Ekonomi, Penerbit. ANDI: Yogyakarta.

Ratag, J. 1982. Dasar-Dasar Pengelolaan Usahatani. Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi. Manado.

Rianto, E., dan Purbowati, E. 2009. Ekonomi Mikro. BPFE, Yogyakarta.

Rosida, I. 2006. Analisis Potensi sumber Daya Peternakan Kabupaten Tasikmalaya Sebagai Wilayah Pengembangan Sapi Potong. Skripsi Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Soehardjo, A., dan D. Patong. 1982. Sendi-Sendi Pokok Usaha Tani. IPB, Bogor.

Soekartawi. 1988. Agribisnis : Teori dan Aplikasinya. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Soekartawi. 1995. Linear Programming : Teori dan Aplikasinya Khususnya Dalam Bidang Pertanian. Rajawali Press. Jakarta.

Soekartawi. 2003. Agribisnis : Teori dan Aplikasinya Khususnya Dalam Bidang Pertanian. Rajawali Press. Jakarta.

Syafa΄at, N.P. Simatupang, S. Mardianto dan T. Pranaji. 2003. Konsep Pengembangan Wilayah Berbasis Agribisnis Dalam Rangka Pemberdayaan Petani. Forum Penelitian Agro Ekonomi 21(1) : 26-43.

Syamsu, A.J., L.A. Sofyan, K. Mudikdjo dan G. Sa’id. 2003. Daya Dukung Limbah Pertanian Sebagai Sumber Pakan Ternak Ruminansia Di Indonesia. Wartazoa 13(1): 30- 37.

Tohir, K. 1991. Pengantar Ekonomi : Pengaturan Penguasaan Produksi Pertanian. Erlangga, Jakarta.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.