Pembentukan Portofolio Optimal : Analisis Pada Saham Perbankan Yang Listed Di Bursa Efek Indonesia
Kata Kunci:
Portofolio Optimal, Saham Perbankan, Markowitz,Abstrak
Tujuan dari investasi yang dilakukan seorang investor adalah tingkat pengembalian yang tinggi. Oleh karena itu investor harus mampu mengambil keputusan yang tepat dari berbagai macam pilihan investasi. Semakin tinggi tingkat pengembalian yang diharapkan, maka semakin tinggi pula risiko yang akan dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan portofolio optimal saham perbankan dengan menggunakan model Markowitz. Sebanyak delapan saham perbankan yang termasuk dalam indeks LQ 45 dan yang termasuk dalam kategori 50 perusahaan dengan kapitalisasi terbesar selama periode 2008-2012 digunakan sebagai sampel penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data historis berupa harga penutupan saham bulanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio optimal dibentuk oleh saham BBCA dengan porsi 61.62%, BDMN dengan porsi 3.16%, BNGA dengan porsi 3.92%, BNII dengan porsi 23.71% dan PNBN dengan porsi 7.60%. Tingkat risiko portofolio ini adalah 6.951% dengan tingkat pengembalian 0.557%.Referensi
Dodi, Tirtana. Tanpa Tahun. Analisis Portofolio Optimal Investasi Saham pada Sektor Perbankan di BEI Studi Kasus (2006-2008), Jurnal Universitas Gunadarma.
Husnan, Suad. 2009. Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Hartono, Jogiyanto. 2013. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta: BPFE
Tandelilin, Eduardus. 2007. Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. Yogyakarta: BPFE
Bank Indonesia, www.bi.go.id
Indonesian Stock Exchange, www.idx.co.id
Yahoo Finance, finance.yahoo.com
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Ciptaan disebarluaskan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 InternationalÂ
Siapa saja diperbolehkan berbagi, menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun, adaptasi, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun termasuk kepentingan komersial