PENGARUH EKSTRAK KASAR DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP KEMAMPUAN BERTAHAN HIDUP DAN MORTALITAS LARVA Spodoptera exigua Hubner (Lepidoptera : Noctuidae) PADA TANAMAN BAWANG MERAH

Berthrin Stevaniwati Sumampouw

Sari

Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan dosis yang terbaik dari ekstrak daun sirsak terhadap kemampuan bertahan hidup dan mortalitas Larva Spodoptera exigua pada tanaman bawang merah. Lokasi penelitian berada pada Laboratorium Pusat Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Univesritas Tadulako Palu. Rancangan penelitian menggunakan metode rancangan acak lengkap yang terdiri dari 6 perlakuan termasuk kontrol yang diulang sebanyak 3 kali sehingga keseluruhan terdapat 18 unit percobaan. Adapun susunan kombinasi perlakuan; Po: tanpa pemberian ekstrak, P1: konsentrasi 2,5%, P2: konsentrasi 3,0%, P3: konsentrai 3,5%, dan P4: konsentrasi 4,0%, dan P5: konsentrasi 4,5%. Setiap perlakuan menggunakan 10 ekor larya uji. Variabel yang di amati pengamatan mortalitas larva S. exigua menggunakan pengamatan mutlak yakni mengitung jumlah larva uji yang mati pada setiap perlakuan, perilaku larva (aktifitas makan), kemampuan bertahan hidup, warna larva yang terinfeksi. Periode pengamatan dilakukan pada 24 jam; 48 jam; 72 jam; 96 jam; dan 120 jam setelah perlakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun sirsak dengan konsentrasi yang berbeda pada periode pengamatan 24 JSA, 48 JSA, 72 JSA, 96 JSA, dan 120 JSA memberikan pengaruh yang nyata terhadap mortalitas larva S. exigua. Konsentrasi ekstrak daun sirsak pada 24 JSA dan 120 JSA memperlihatkan pengaruh nyata terhadap kemampuan bertahan hidup pada konsentarasi 4.5%

Teks Lengkap:

XML

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.