IDENTIFIKASI KERUSAKAN, PENILAIAN KEANDALAN DAN REKOMENDASI PERBAIKAN SERTA PERKUATAN BANGUNAN GEREJA GKST JEMAAT GLORIA TANGKURA
DOI:
https://doi.org/10.71127/2808-9073.866Abstrak
Abstrak
Gempa Bumi pada Tanggal 17 Agustus 2025 mengakibatkan gereja GKST Gloria mengalami kerusakan yang utamanya tergolong non-struktural sedang dan secara keseluruhan termasuk intensitas kerusakan ringan hingga sedang. Terdapat retak struktural geser pada balok balkon yang menumpu kolom tower setinggi +10.0 meter. Kerusakan dinding bata non-struktural intensitas sedang hingga berat terjadi pada sebagiandinding belakang bangunan berupa kegagalan hancur sudut dan retak diagonal. Beberapa kerusakan yang dapat diamati secara visual tersebut menyebabkan pemakaian gedung untuk aktivitas ibadah dihentikan sementara. Kegiatan Inspeksi dan sosialisai dilaksanakan Tanggal 17 April 2026 bertempat di Gereja GKST Gloria Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso. Langkah dalam inspeksi pasca-gempa adalah pemeriksaan visual kondisi bangunan komponen terpasang secara umum seperti kolom, dinding, lantai plat dan lainnya. Hasil inspeksi memberikan empat rekomendasi yaitu Retak vertikal pemisahan dinding di daerah dekat tangga Lantai Satu dengan lebar celah ≈ 20 mm harus diperbaiki dengan pengangkuran (angkur-angkur), Retak-retak horizontal, diagonal dan vertikal lainnya dengan lebar celah ≤ 5mm diperbaiki, Retak-retak horizontal, diagonal dan vertikal lainnya dengan lebar celah > 5 mm diperbaiki menggunakan kawat anyam, dan Tiga kolom beton bertulang yang mengalami kerusakan pada selimut luar (bata-mortar) diperbaiki dan diperkuat (strengthening)
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
